Berita

Irjen Kemenag, Khairunas. (Foto: Kemenag)

Politik

Kemenag Tunjukkan Progres Positif Pencegahan Korupsi

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 08:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capaian positif ditorehkan Kementerian Agama (Kemenag) dalam implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Tahun 2025. 

Berdasarkan data kuantitatif yang dirilis melalui laman jaga.id, Kementerian yang dipimpin Nasaruddin Umar itu memperoleh skor 69,88 persen pada periode B12 (bulan ke-12). 

Capaian tersebut berada di atas rata-rata nasional serta melampaui target B12 Tahun 2025 sebesar 50 persen, dengan target akhir B24 (Desember 2026) sebesar 100 persen. 


Irjen Kemenag, Khairunas menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan progres yang sangat baik pada tahun pertama pelaksanaan Stranas PK periode 2025–2026. 

“Dengan target B12 sebesar 50 persen, capaian 69,88 persen menunjukkan bahwa Kementerian Agama berada pada jalur yang tepat dan progresif menuju target maksimal 100 persen pada B24 Desember 2026,” ujar Khairunas dikutip di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Berdasarkan pemantauan kuantitatif Stranas PK, capaian Kementerian Agama pada periode B12 2025 terdiri atas sejumlah indikator utama. 

Pada Aksi Digitalisasi Layanan, Kementerian Agama mencatatkan capaian 70 persen, yang antara lain didukung oleh penguatan digitalisasi layanan publik melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) yang telah terintegrasi dengan data kependudukan Direktorat Jenderal Dukcapil. 

Integrasi ini dinilai meningkatkan akurasi data, transparansi layanan, serta mencegah potensi penyimpangan administrasi.

Sementara itu, Aksi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) mencapai 49,64 persen dan terus didorong melalui penguatan kepatuhan terhadap mekanisme pengadaan yang akuntabel, khususnya optimalisasi pemanfaatan sistem pengadaan secara elektronik.

Adapun Aksi Conflict of Interest (COI) mencatatkan capaian sangat signifikan sebesar 90 persen, menjadi capaian tertinggi di antara seluruh indikator. Khairunas menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut yang mencerminkan komitmen kuat pimpinan dan pejabat di lingkungan Kementerian Agama. 

“Capaian COI yang tinggi ini merupakan hasil nyata dari komitmen para pejabat Eselon I, II, dan III dalam mendeklarasikan potensi konflik kepentingan secara terbuka, serta penguatan sistem pelaporan yang semakin tertib dan terintegrasi,” jelasnya.

Khairunas menilai capaian di atas rata-rata nasional tersebut menjadi indikator bahwa upaya penguatan tata kelola dan pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Agama terus berjalan dan mulai memberikan dampak yang nyata.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unit kerja dalam memperkuat sistem, prosedur, dan budaya kerja yang berorientasi pada integritas. Namun demikian, kami memandang capaian ini sebagai pijakan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan hingga target akhir Stranas PK tercapai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khairunas menegaskan bahwa Itjen Kemenag akan terus mendorong optimalisasi pelaksanaan seluruh aksi Stranas PK melalui penguatan pengawasan intern, pendampingan kepada unit kerja, serta penguatan fungsi pencegahan. 

“Pengawasan yang efektif harus mampu menjadi early warning system, memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan, serta memberi nilai tambah bagi peningkatan kualitas tata kelola dan layanan publik,” tandasnya.



Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya