Berita

Bupati Pati, Sudewo, memakai masker dan topi hitam usai pemeriksaan di Polres Kudus. (Foto: tangkapan video kiriman warga)

Hukum

Bupati Pati Sudewo Diperiksa Hampir 24 Jam di Polres Kudus

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 05:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polres Kudus membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Bupati Pati, Sudewo, oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai operasi tangkap tangan (OTT). Pemeriksaan dilakukan setelah tim lembaga antirasuah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk menggunakan fasilitas ruang pemeriksaan.

“Benar, tim KPK berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati. Alhamdulillah, pemeriksaan sudah selesai,” kata Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo di Mapolres Kudus, Selasa dini hari, 20 Januari 2026.

Setelah pemeriksaan rampung, Sudewo langsung dibawa ke Semarang. Selanjutnya, politikus Partai Gerindra yang sempat didemo besar-besaran warga Pati karena menaikan Pajak Bumi Bangunan (PBB) hingga 250 persen itu akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum di Gedung Merah Putih KPK.


“Dan saat ini tim sudah bergeser ke arah Semarang,” ujar Heru.

Kapolres menjelaskan pemeriksaan hanya dilakukan terhadap Bupati Pati, berlangsung hampir 1x24 jam.

“Hanya satu orang. Diperiksa kurang lebih hampir satu kali dua puluh empat jam, mulai pukul 03.30 sampai setelah Isya,” jelasnya.

Saat ditanya soal barang bukti yang disita penyidik KPK, AKBP Heru mengaku tidak mengetahui.

“Kalau itu kami tidak tahu. Silakan rekan-rekan konfirmasi langsung ke penyidik KPK,” pungkasnya.

Laporan yang dihimpun dari lapangan, penyidik KPK keluar dari Polres Kudus sekira pukul 00.00 WIB. Bupati Sudewo yang memakai masker dan topi nampak digelandang penyidik antirasuah menuju mobil.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya