Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus DPP IKA IKOPIN Periode 2025-2029. (Foto: Kemenkop)

Politik

Menkop Dorong Alumni IKOPIN Jadi Motor Penggerak Kopdes Merah Putih

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) IKOPIN mendukung keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang merupakan program strategi nasional pemerintah Presiden Prabowo Subianto. 

IKA IKOPIN dinilai berperan strategis sebagai pusat pengembangan gagasan sekaligus penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi secara umum dan secara khusus bagi Kopdes/Kel Merah Putih. 

Menurut Ferry, keterlibatan alumni perguruan tinggi koperasi ini sangat dibutuhkan untuk memastikan kualitas pengelolaan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.  


Pembentukan hingga operasionalisasi lebih dari 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih bukan tugas yang ringan. Tantangan itu bukan hanya bersifat teknis, tapi juga ideologi karena koperasi telah lama terpinggirkan dari arah dan sistem ekonomi Indonesia sesuai amanat pasal 33 UUD 1945. 

"Banyak orang yang tiba-tiba kaget koperasi dibangunkan kembali oleh Presiden, sekaligus ini bukan tugas yang ringan karena koperasi selama puluhan tahun ditinggalkan sehingga arah dan sistem ekonomi kita tidak sesuai dengan UUD 1945," kata Ferry saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus DPP IKA IKOPIN Periode 2025-2029 yang diketuai Dr. Ekos Albar, di Gedung Kementerian Koperasi, Senin, 19 Januari 2026.

Menkop mengatakan, mengembalikan arah dan sistem ekonomi ke jalur konstitusi menjadi tugas yang memerlukan daya dukung, kebersamaan, rasa kebesaran hati untuk mewujudkan cita-cita pendiri Republik Indonesia. Ia menyebut program ini juga menjadi pertaruhan besar bagi Kemenkop dan gerakan koperasi.

"Jika Kopdes berhasil, artinya menghasilkan profit dan memberikan manfatnya kepada anggota dan masyarakat maka Kopdes akan menjadi instrumen untuk memutar uang sampai ke desa-desa dan perputaran uang di desa akan menumbuhkan menumbuhkan ekonomi desa, dan secara gregat akan menaikkan pertumbuhan ekonomi secara nasional," tegasnya.

Keberhasilan program Kopdes Merah Putih akan membuktikan bahwa koperasi bukan hanya menjadi model sistem ekonomi  yang sesuai dengan Konstitusi tapi juga betul betul sebagai instrumen yang memberi kesejahteraan bagi masyarakat pedesaan. 

Oleh karena itu, Menkop mengatakan, Kemenkop membutuhkan peran alumni untuk membantu Kemenkop untuk mempersiapkan SDM pengawas, pengurus, pengelola sehingga menjadi koperasi yang bisa menjalankan fungsi seperti yang diharapkan Presiden. 

Dia menekankan, Kopdes dirancang memiliki peran strategis, pertama menjadi penyalur dan penjual kebutuhan pokok kepada masyarakat desa, kedua menjadi off taker hasil produksi masyarakat desa, dan ketiga sebagai instrumen paling bawah yang akan membantu mengefektifkan bantuan subsidi pemerintah pusat kepada masyarakat di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.  

"Ini merupakan keinginan yang harus diterjemahkan oleh Kemenkop karena cita-cita ini bersumber dari ideologi pasal 33 UUD 1945 dan Kemenkop harus menerjemahkan cita-cita ini menjadi kerja-kerja yang ideologis juga," kata Ferry.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya