Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Bakal Teken Kerja Sama Pembuatan Kapal Tangkap Ikan dengan Inggris

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 17:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani kerja sama strategis di bidang kemaritiman dengan Pemerintah Inggris dalam lawatan kenegaraannya ke London. 

Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah penandatanganan kerja sama pembangunan kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.

"Beliau (Prabowo) akan menandatangani maritim partnership, kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.


Selain kerja sama maritim, Presiden Prabowo juga akan membahas isu lingkungan, khususnya konservasi gajah di Provinsi Aceh bekerja sama dengan Raja Charles III.

“Kurang lebih tahun lalu sekitar 8-10 bulan yang lalu, Bapak Presiden telah sebagai pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT TUSAM Petani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah," paparnya. 

Agenda ketiga Presiden Prabowo adalah menjajaki kerja sama pendidikan tinggi dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group.

Menurutnya, seluruh agenda tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mengejar ketertinggalan di sektor ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Untuk mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang diantaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan termasuk bidang kedokteran,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya