Berita

Kapal cepat ke Kepulauan Seribu dihentikan sementara gara-gara cuaca buruk. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Warga Kepulauan Seribu Terancam Terisolasi

Buntut Operasional Kapal Cepat Disetop
SENIN, 19 JANUARI 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta agar menyiapkan transportasi alternatif menyusul kembali dihentikannya secara sementara operasional kapal cepat yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu akibat cuaca buruk.

"Kalau tidak solusi, warga Kepulauan Seribu bisa terisolasi dan bisa terganggu perekonomian dan kebutuhan dasarnya," kata Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 19 Januari 2026.

Endriansyah mengatakan, faktor keselamatan memang harus menjadi prioritas utama dalam kondisi cuaca ekstrem. Namun demikian, pemerintah daerah juga wajib memastikan agar masyarakat Kepulauan Seribu tidak terputus akses logistik, mobilitas, serta aktivitas ekonomi yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut.


“Harus ada solusi alternatif agar Kepulauan Seribu tidak terisolasi dan roda ekonomi masyarakat tetap berjalan,” kata Endriansyah.

Menurutnya, ketergantungan Kepulauan Seribu terhadap jalur laut sangat tinggi, mulai dari distribusi bahan pokok, kebutuhan medis, hingga pergerakan wisatawan. Jika transportasi umum dihentikan tanpa skema pengganti yang jelas, maka risiko lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat menjadi sangat besar.

Endriansyah menilai, Dishub DKI perlu berkoordinasi lintas sektor dengan BPBD, BMKG, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), serta operator transportasi laut untuk menghadirkan skema layanan darurat atau terbatas yang tetap memperhatikan aspek keselamatan. 

Misalnya, lanjut Endriansyah, dengan pengoperasian kapal berkapasitas khusus, pengaturan jadwal fleksibel, atau penggunaan armada yang lebih tahan terhadap kondisi cuaca tertentu.

“Jangan sampai masyarakat di Kepulauan Seribu menanggung dampak berlapis. Sudah terdampak cuaca buruk, kemudian kesulitan distribusi barang, dan akhirnya harga kebutuhan pokok melonjak. Ini harus dicegah,” kata Endriansyah.

Selain itu, Endriansyah juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang transparan. Informasi terkait penghentian, jadwal evaluasi, hingga alternatif transportasi harus disampaikan secara terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat kepulauan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya