Berita

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Reuters)

Dunia

Presiden Iran: Serangan terhadap Khamenei Sama dengan Deklarasi Perang

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akan dianggap sebagai deklarasi perang. 

Pernyataan itu disampaikan menyusul komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyerukan pergantian kepemimpinan di Iran.

“Serangan terhadap pemimpin besar negara kami sama dengan perang skala penuh dengan bangsa Iran,” tulis Pezeshkian melalui akun X, seperti dikutip dari AFP, Senin, 19 Januari 2026.


Ia menilai pernyataan Trump sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan negaranya.

Sebelumnya, Trump menyebut Ayatollah Khamenei sebagai “orang sakit” dan mengatakan sudah saatnya Iran memiliki pemimpin baru. 

“Ia seharusnya mengurus negaranya dengan benar dan berhenti membunuh rakyatnya,” kata Trump dalam wawancara dengan media AS.

Ketegangan ini terjadi di tengah situasi dalam negeri Iran yang belum sepenuhnya stabil. Protes besar yang pecah sejak akhir Desember akibat kesulitan ekonomi berubah menjadi aksi nasional yang disebut sebagai tantangan terbesar bagi kepemimpinan Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Aksi demonstrasi tersebut mereda setelah aparat keamanan melakukan penindakan keras. Kelompok hak asasi manusia menyebut langkah itu sebagai pembantaian yang terjadi di tengah pemadaman internet hampir total sejak 8 Januari.

Pemantau jaringan NetBlocks melaporkan internet sempat pulih secara terbatas sebelum kembali dibatasi. 

Pezeshkian mengaku telah meminta agar pembatasan segera dicabut, sementara sebagian warga melaporkan WhatsApp dan panggilan internasional mulai dapat diakses kembali.

Organisasi Iran Human Rights menyatakan telah memverifikasi kematian 3.428 demonstran, meski jumlah sebenarnya diyakini lebih tinggi.

Hingga kini, pemerintah Iran belum mengumumkan angka resmi korban, sementara aksi solidaritas terhadap demonstran terus berlangsung di berbagai kota dunia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya