Berita

Eggi Sudjana dan Joko Widodo

Politik

Eggi dan DHL, Amunisi Baru Jokowi Melawan Roy Suryo?

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi kembali memanas memasuki awal 2026. 

Peta pertempuran hukum dan politik dinilai semakin terbuka, seiring proses persidangan yang berjalan di Pengadilan Negeri Surakarta dan dinamika sikap sejumlah tokoh yang sebelumnya berada di barisan pengkritik Jokowi.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, pihak Roy Suryo dan kawan-kawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya justru disebutnya semakin memperoleh dukungan, baik dari sisi hukum maupun publik.


"Melihat peta pertempuran dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi memasuki tahun 2026 ini semakin seru saja," kata Muslim kepada RMOL, Minggu, 18 Januari 2026.

Ia menyoroti jalannya sidang Citizen Law Suit (CLS) di PN Surakarta pada 13 Januari 2026 lalu yang menghadirkan dua saksi fakta, yakni mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno dan Rudjito. 

Kesaksian tersebut, menurutnya, justru kian memperkuat keraguan atas klaim keaslian ijazah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Mantan Wakapolri Komjen Oegroseno dan Rudjito memberikan kesaksian tentang ijazah Jokowi yang diklaimnya dari UGM semakin tak terbantahkan," katanya.

Muslim juga menyinggung ketidakhadiran Jokowi di persidangan, padahal sebelumnya disebut akan datang dan membawa ijazah asli. Hal itu dinilainya sebagai bagian dari perubahan strategi.

"Bisa jadi melihat jalan persidangan dan suasana persidangan di mana Jokowi sendiri sesumbar akan hadir di Pengadilan dan akan membawa ijazah aslinya itu ternyata malah mangkir alias tidak berani hadir di Pengadilan," tutur Muslim.

Di lain sisi kata Muslim, perubahan sikap aktivis Eggi Sudjana yang belakangan bertemu Jokowi bersama Damai Hari Lubis (DHL) menjadi sorotan publik. Pasca pertemuan itu kata Muslim, Eggi memecat sejumlah aktivis TPUA, termasuk dirinya.

"Setelah pulang dari bertemu Jokowi-Eggi pun cepat-cepat memecat sejumlah rekan setianya dari TPUA," ungkap Muslim yang menyatakan masih menjabat sebagai Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Ia juga mengkritik sikap Eggi yang dinilai berbalik menyerang Roy Suryo dan justru melontarkan pujian kepada Jokowi.

"Eggi yang selama ini dikenal publik paling keras serang Jokowi malah berbalik memuji-mujinya," heran Muslim.

Terkait isu adanya dugaan transaksi politik di balik perubahan sikap tersebut, Muslim mengakui hal itu sulit dibuktikan, namun menurutnya terdapat indikasi kuat.

"Tetapi dengan sikap Eggi yang balik menyerang Roy dan juga memecat para pejuang TPUA itu cukup menjadi indikasi kuat bahwa Eggi dan tentu DHL telah 'dibeli' oleh Jokowi," tegas Muslim.

Meski demikian, Muslim meyakini proses hukum terkait dugaan ijazah palsu Jokowi akan terus berjalan dan tidak mudah dihentikan.

"Meski dengan cara ‘membeli’ Eggi dan juga DHL sekalipun kasus ijazah palsu UGM akan tetap terbongkar dan publik tidak mau menerima kebohongan Jokowi yang selama ini ditutup rapat," pungkas Muslim.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya