Berita

Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto. (Foto: Tangkapan layar YouTube CAHAYA UNTUK INDONESIA)

Entertainment

Noe Letto Didapuk Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Kemhan

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 23:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dari panggung musik ke ruang strategi negara. Dari lirik cinta ke logika pertahanan. Itulah langkah terbaru Sabrang Mowo Damar Panuluh, vokalis sekaligus keyboardis band Letto, yang kini masuk lingkaran Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Putra budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang akrab disapa Noe Letto itu dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Noe masuk dalam daftar 12 tenaga ahli yang dikukuhkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025.

Pelantikan digelar di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan penunjukan tersebut. Menurut Rico, Noe ditempatkan sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan DPN.


“Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional,” ujar Rico kepada awak media, Minggu, 18 Januari 2026.

Masuknya Noe, kata Rico, bukan sekadar sensasi selebritas. Vokalis Letto itu dinilai memiliki kapasitas pemikiran strategis lintas disiplin. Kontribusinya diharapkan memperkaya sudut pandang DPN, terutama dari aspek sosial, budaya, dan komunikasi strategis.

“Keahliannya difokuskan pada pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk aspek sosial, budaya, dan komunikasi strategis,” jelas Rico.

Rico juga menegaskan, para Tenaga Ahli DPN tidak bekerja secara individual atau langsung memberi masukan ke Menteri Pertahanan. Seluruh pandangan disampaikan melalui forum resmi dan mekanisme kelembagaan DPN. Semua kajian bersifat kolektif sebelum menjadi bahan pertimbangan pimpinan.

Soal rekrutmen, Kemhan memastikan tak ada cerita titipan atau faktor keluarga.

“Pengisian Tenaga Ahli DPN dilakukan secara profesional untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan nasional. Tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga atau faktor non-institusional lainnya,” tegas Rico.

Ke-12 tenaga ahli tersebut akan menempati posisi Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional.

Adapun mereka yang dilantik sebagai tenaga ahli DPN yang dilantik yakni, Surachman Surjaatmadja, Ian Montratama,  Abdul Kholiq, Agato P. Simamora, Achmad Rully, Filda Citra Yusgiantoro, Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, Sabrang Mowo Damar Panuluh, Santiahu Dyatmiko, Maundri Prihanggo dan Muhammad Zulkarnain Maddatuang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya