Berita

Presiden Uganda Yoweri Museveni (Foto: Space in Africa)

Global

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Uganda Yoweri Museveni kembali memenangkan pemilihan presiden dan memastikan kemenangan ketujuhnya sejak berkuasa pada 1986. 

Hasil resmi yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum pada Sabtu waktu setempat, 17 Januari 2026 menunjukkan Museveni meraih 71,65 persen suara.

Pemilu yang digelar Kamis lalu itu berlangsung di tengah pemadaman internet, laporan kekerasan, serta tuduhan intimidasi terhadap oposisi. 


Pesaing utama Museveni, Bobi Wine, hanya memperoleh 24,72 persen suara dan secara tegas menolak hasil pemilu tersebut.

“Saya menyatakan penolakan sepenuhnya terhadap hasil palsu ini,” kata Bobi Wine, seperti dikutip dari AFP.

Politikus oposisi berusia 43 tahun itu juga mengaku sedang bersembunyi setelah rumahnya digerebek aparat keamanan. 

“Saya berhasil melarikan diri. Saat ini saya tidak berada di rumah, meskipun istri dan anggota keluarga saya masih berada dalam tahanan rumah,” tulisnya di media sosial X.

Pihak kepolisian Uganda membantah telah melakukan penggerebekan. Juru bicara polisi Kituuma Rusoke menyebut aparat hanya melakukan pengamanan di wilayah yang dianggap rawan.
 
“Kami tidak melarang orang mengaksesnya, tetapi kami tidak bisa mentoleransi penggunaan kediamannya untuk berkumpul dan menghasut kekerasan,” ujarnya kepada wartawan.

Situasi keamanan di ibu kota Kampala dilaporkan masih tegang. Kehadiran aparat bersenjata terlihat di sejumlah titik untuk mencegah aksi protes. 

Seorang warga di sekitar kediaman Bobi Wine mengaku ketakutan. 

“Banyak orang telah meninggalkan daerah ini. Kami sangat takut,” kata Prince Jerard, pedagang setempat.

Pemilu juga diwarnai gagalnya mesin identifikasi biometrik pemilih di sejumlah wilayah perkotaan, termasuk Kampala yang merupakan basis oposisi.

Akibatnya, petugas menggunakan daftar pemilih manual, kondisi yang dinilai berpotensi menjadi dasar gugatan hukum atas hasil pemilu.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya