Berita

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi. (Foto: YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Presisi

KPK Hadang Islah Bahrawi terkait Jokowi

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 04:54 WIB

CAK Islah (Islah Bahrawi) berteriak kencang atas dugaan keterlibatan Joko Widodo alias Jokowi dalam kasus kuota haji di Podcast Akbar Faizal Uncensored.

Namun buru-buru Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, seperti membantah keterlibatan Jokowi dalam kasus kuota haji, yang sudah mentersangkakan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Belakangan, tak hanya Cak Islah yang berbicara, tapi juga Gus Yaqut sendiri dalam sebuah podcast. 


Bahwa ia tak berada di tempat saat Pemerintahan Arab Saudi memberikan tambahan kuota haji pada Pemerintahan Indonesia. Presiden Jokowi saat itu didampingi Erick Thohir, Dino Ariotedjo, Pratikno, dan Pramono Anung.

"Kalau saya berada di situ, maka saya akan menolak tambahan kuota haji yang 20 ribu itu." Begitu kira-kira pembelaan Gus Yaqut. 

Tambahan delapan ribu sebelumnya saja, sulit dikelola. Apalagi 20 ribu. Tempatnya sudah tak ada. Tingkat jemaah yang meninggal bertambah. Artinya, tak ada minatnya atas tambahan kuota haji itu.

Kalau Cak Islah di Podcast Akbar Faizal Uncensored lebih bersemangat lagi membela Gus Yaqut dan pada saat yang bersamaan menyeret Presiden ke-7 RI tersebut.

Jokowi tak bisa lepas tangan. Ia harus bicara. Ia tahu dari awal. Omong kosong saja, kalau Jokowi tak tahu. Hanya tipuan kelas tinggi, bila Jokowi tak tahu apa-apa.

Bahkan, Cak Islah berani mengatakan bahwa Jokowi lah yang melarang Gus Yaqut agar tak menghadiri rapat Pansus Haji di DPR. 

Gus Yaqut malah ditugaskan ke Perancis, menghadiri acara yang seharusnya dihadiri Prabowo, sebagai Menteri Pertahanan. "Acara Menteri Pertahanan dihadiri Menteri Agama," tanya Cak Islah?

Kini, teriakan Cak Islah, termasuk Gus Yaqut sendiri, yang berusaha menyeret nama Jokowi, langsung dihadang KPK. 

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, seperti tak memberi ruang bagi bola liar yang dilempar Cak Islah dan Gus Yaqut. 

Kalau sudah begini, relawan tak perlu lagi turun seperti dalam kasus ijazah Jokowi. KPK langsung turun tangan mengklarifikasi.

Erizal
Pemilik Akun YouTube Komentar Erizal

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya