Berita

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir. (Foto: Podcast Gita Wirjawan)

Politik

Pandu Sjahrir Tegaskan Danantara Bukan Alat Kepentingan Tertentu

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 20:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Danantara tidak dibentuk sebagai alat kepentingan pihak mana pun. Danantara dibentuk sebagai warisan jangka panjang untuk memperkuat perusahaan-perusahaan agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Begitu disampaikan Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir pada Kamis, 15 Januari 2026.

"Memang dari awal tidak ingin menjadi alat siapapun atau menjadi dana kekayaan negara milik pihak tertentu," kata Pandu.


Menurut Pandu, untuk mencapai tujuan tersebut Danantara harus mampu mendefinisikan identitasnya secara jelas, termasuk memastikan imbal hasil bagi pemegang saham sekaligus menciptakan kekayaan lintas generasi. 

"Kita harus menciptakan imbal hasil bagi para pemegang saham, harus juga menciptakan kekayaan lintas generasi. Untuk menciptakan dua hal itu, tentunya perlu proses yang jelas," ujarnya.

Ia menambahkan, aspek tata kelola dan dampak lingkungan juga menjadi perhatian utama, mengingat konsep "sovereign wealth fund" masih tergolong baru di Indonesia.

Pandu menekankan pentingnya komunikasi publik sejak awal untuk menjawab ekspektasi dan skeptisisme yang sama-sama tinggi terhadap Danantara.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya