Berita

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (tengah). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KPK Dalami Aliran Suap Bupati Bekasi untuk Modal Politik

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 19:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

KPK terus menelusuri aliran duit suap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang dalam kasus ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi, termasuk potensi penggunaan untuk biaya politik.

"Nanti kita akan lihat polanya seperti apa. Kalau kita melihat beberapa case lain seperti misalnya di Lampung Tengah, itu juga ada kaitan politiknya," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat, 16 Januari 2026.

Di Lampung Tengah, KPK juga mengusut suap dan gratifikasi mantan Bupati Ardito Wijaya. Dari pendalaman, praktik tersebut dipergunakan untuk mengganti biaya kontestasi Pilkada.


Arah penelusuran KPK dalam kasus Ade Kuswara juga sudah mulai menyasar ke politisi. Terbaru, KPK sudah memeriksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari PDIP, Nyumarno.

"Tentu akan didalami pola-pola pemberiannya itu seperti apa. Apakah juga di circle-nya bupati atau seperti apa, masih akan terus didalami oleh penyidik," pungkas Budi.

Pada Kamis, 15 Januari 2026 kemarin, KPK sudah memeriksa Ono Surono untuk mengusut dugaan aliran uang dari Sarjan, pihak swasta yang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Ade Kuswara.

Selain Ono Surono, KPK juga juga memeriksa politisi PDIP, Nyumarno pada Senin, 12 Januari 2026 untuk mengusut dugaan aliran uang dari Sarjan sebesar Rp600 juta.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya