Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq di Solo Raya. (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Nusantara

Diungkap Wamen Fajar:

Program Prioritas Presiden Didukung Kepsek Se-Solo Raya

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 22:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa kepala sekolah kini menjadi salah satu posisi strategis negara dalam menentukan arah masa depan Indonesia. 

Pernyataan itu disampaikan dalam Seminar Pendidikan MKKS SMP se-Solo Raya di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dihadiri ratusan kepala sekolah lintas kabupaten/kota di wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Menurut Fajar, penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada agenda penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan. 


“Kepala sekolah bukan lagi sekadar pengelola administrasi. Mereka adalah pemimpin pembelajaran yang menentukan arah mutu sekolah dan masa depan murid,” ujar Fajar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 15 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa melalui Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, negara telah menetapkan kepala sekolah sebagai pemimpin satuan pendidikan dengan kompetensi kepribadian, profesional, sosial, dan kewirausahaan. 

Sementara itu, melalui Kepmendikdasmen Nomor 129/P/2025, pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan berbasis sistem merit dan berbasis data. 

Setiap pemerintah daerah kini diwajibkan memetakan kebutuhan kepala sekolah berbasis Dapodik dan mengelolanya melalui SIM KSPSTK, sehingga kebutuhan dan distribusi kepala sekolah dapat direncanakan secara nasional dan akuntabel. Kebijakan ini berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta, sekaligus menandai hadirnya tata kelola baru kepemimpinan sekolah di Indonesia.

Selain rekrutmen, Kemendikdasmen juga mengubah cara menyiapkan pemimpin sekolah. Calon kepala sekolah harus melalui seleksi berbasis kasus nyata dan mengikuti pelatihan 110 jam yang mengombinasikan pembelajaran mandiri, praktik lapangan, pendampingan kepala sekolah mentor, serta penyusunan Proyek Transformasi Sekolah.

Menurut Fajar, pendekatan ini dirancang agar kepala sekolah tidak hanya memahami aturan, tetapi mampu memimpin perubahan di ruang kelas, mulai dari peningkatan literasi dan numerasi, penguatan karakter, hingga penerapan pembelajaran mendalam termasuk koding dan kecerdasan artifisial. 

“Sekolah adaptif tidak lahir dari gedung atau teknologi semata, tetapi dari kepala sekolah yang berani memimpin perubahan,” tegas Fajar.

“Bangunlah sekolahnya, kuatkan ekosistemnya, dan pimpinlah dengan visi yang berpihak pada murid. Dari ruang kelas hari ini, Indonesia Emas 2045 sedang kita siapkan.” imbuh dia. 

Selain menghadiri kegiatan di atas, Wamen Fajar juga melakukan kunjungan ke SD Kristen Danukusuman Surakarta dan SMAN Negeri 1 Kartasura. Kunjungan ini dalam rangka memastikan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di masing-masing sekolah tersebut. 

“Sebagaimana pesan Bapak Presiden, agar upaya digitalisasi pendidikan bisa dilakukan secara optimal dan merata guna mencapai pendidikan bermutu untuk semua,” tandasnya di depan guru dan  murid di SD Kristen Danukusuman. 

Wamendikdasmen Fajar juga menegaskan bahwa komitmen Bapak Presiden Prabowo berkaitan dengan distribusi IFP. 

“Pak Presiden berjanji tahun ini jumlah IFP akan terus ditingkatkan, jika sekolah tahun 2025 mendapatkan satu unit, tahun 2026 akan ditambah jumlahnya, agar lebih maksimal.” pungkas Wamen Fajar.

Dalam kesempatan yang sama, Wamen Fajar juga mengapresiasi deklarasi dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh para kepala PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan SMK se-Solo Raya. 

Deklarasi ini memuat tiga pernyataan sikap, yakni ungkapan terima kasih, komitmen mendukung penuh menyukseskan program, serta harapan agar program ini berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas tahun 2045 mendatang.  


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya