Berita

Presiden Prabowo Subianto di halaman Istana Negara, Kawasan IKN pada Senin malam, 12 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo untuk Penyempurnaan IKN

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 17:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai langkah positif dalam rangka penyempurnaan pembangunan ibu kota negara baru.

Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong, mengatakan selain memberikan dukungan anggaran kepada Otorita IKN (OIKN), Presiden Prabowo juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan arah yang diharapkan.

“Saya melihatnya bahwa itu adalah sesuatu yang positif,” ujar Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.


Menurut Bahtra, langkah Presiden Prabowo tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pembangunan IKN berjalan sebagaimana mestinya dan tidak menyisakan persoalan ke depan.

“Bagi saya itu adalah sesuatu yang baik ya, karena presiden kan ingin IKN berjalan atau pembangunan di sana harus sebagaimana mestinya,” tegasnya. 

Saat ditanya arah penyempurnaan untuk mengejar target IKN sebagai ibu kota politik pada 2028, Bahtra menyebut bahwa upaya evaluasi terus dilakukan dari berbagai aspeknya.

“Ya, dari berbagai aspek ya. Misalnya apa, infrastruktur di sana misalnya, apakah sudah tersedia semua, terus kemudian pembangunan di sana apakah sudah berjalan sesuai dengan apa yang menjadi harapan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Lebih jauh, Bahtra menambahkan, seluruh aspek pembangunan perlu dilakukan pengecekan menyeluruh, termasuk kemungkinan penyempurnaan desain.

“Tentu harus dikroscek semua dan bahkan saya lihat mungkin kalau ada misalnya desain yang perlu disempurnakan lebih bagus lagi dan itu sesuai dengan ciri khas bangsa kita akan lebih bagus lagi,” pungkasnya.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya