Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Atas Instruksi Prabowo, 82 Kampus Bantu Pulihkan Wilayah Bencana Sumatera

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 17:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menegaskan komitmen serius dalam penanganan bencana di Sumatera dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai garda terdepan. 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa sebanyak 82 kampus turun langsung membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).  

Brian menekankan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto. 


“Perguruan tinggi yang ada bersama-sama dengan kementerian telah melakukan kegiatan di tiga provinsi mencakup 31 kabupaten dan kota, 104 kecamatan dengan melibatkan 82 perguruan tinggi,” ujarnya dalam pertemuan dialog antara Presiden Prabowo dan ribuan akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. 

Sebanyak 3.746 personel kesehatan dari 82 kampus diterjunkan ke lapangan. Terdiri dari 2.260 tenaga medis (dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, mahasiswa kedokteran), 1.267 tenaga kesehatan, serta 219 relawan umum yang kini bekerja di garis depan pemulihan.  

"Perguruan tinggi tentu hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai solusi bagi bangsa," ucapnya.

Mendikti Saitek juga memaparkan potensi besar dunia akademik Indonesia. Saat ini terdapat 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta, dengan 303 ribu dosen dari berbagai latar belakang keilmuan, serta 9,9 juta mahasiswa aktif. 

Setiap tahun, perguruan tinggi menghasilkan 1,7 juta lulusan baru dari beragam disiplin ilmu. Brian menilai, ini merupakan modal sumber daya manusia yang sangat besar untuk menentukan daya saing Indonesia di masa depan.  

“Tentunya ini akan menjadi sumber daya manusia unggul untuk berperan dalam memajukan bangsa,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya