Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Semprot Pemda yang Habiskan Anggaran Makan Rp1 Miliar Sehari

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 15:50 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Temuan adanya daerah yang menghabiskan dana hingga Rp1 miliar per hari untuk biaya konsumsi tak sejalan dengan efisiensi yang dimandatkan Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyisir anggaran secepat mungkin.

Bahtra menilai pengeluaran tersebut tidak masuk akal dan mencerminkan pemborosan anggaran.


"Pemda mana yang sampai mengeluarkan biaya miliaran sehari? Bagi kami ini tidak masuk akal. Presiden Prabowo inginnya efisiensi bisa diberlakukan," ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Legislator Gerindra itu menegaskan, anggaran konsumsi memang wajar ada, namun harus proporsional.

"Tetapi misalnya kalau sampai Rp1 miliar per hari, memang berapa banyak tamu yang diterima setiap harinya?" jelasnya.

Menurut Bahtra, anggaran tersebut seharusnya disesuaikan dengan kondisi negara yang tengah menghadapi berbagai bencana dan cuaca ekstrem. Selain itu, dana bisa dialihkan ke sektor pelayanan publik yang lebih nyata dan dirasakan masyarakat.
    
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan ada alokasi anggaran daerah untuk makanan dan minuman bisa mencapai Rp 1 miliar. Hal itu diketahui berdasarkan pemantauan terhadap daerah-daerah yang boros belanja.

"Kami melakukan review APBD mereka. Kita lihat mana yang kira-kira ini boros, masa ada makan minuman satu daerah dulu, itu satu hari bisa Rp1 miliar, ini kan keterlaluan. (Langsung) potong, jadi kita hematkan," kata Tito di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Tito menjelaskan APBD di tingkat provinsi memang dipantau Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan untuk tingkat kabupaten/kota dilakukan oleh gubernur dengan kisi-kisi dari instansinya untuk menghemat belanja.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya