Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ajak Perguruan Tinggi Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Nasional

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto kembali mengumpulkan ribuan rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. 

Dalam taklimat yang disampaikan, Presiden mengajak perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional. 

"Harapan yang besar dari Bapak Presiden bagaimana para pimpinan perguruan tinggi, bagaimana perguruan tinggi itu bisa mengambil peran yang penting pada pembangunan di Indonesia," ungkap Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto yang hadir mendampingi presiden dalam pertemuan tersebut. 


Dikatakan Brian, Presiden turut menegaskan bahwa para pimpinan perguruan tinggi dan guru besar merupakan brains of our country yang memiliki tanggung jawab besar bagi kemajuan bangsa. 

Untuk itu, Presiden mengajak seluruh elite akademik untuk merefleksikan kontribusi nyata yang telah dan akan diberikan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Bapak Presiden mengajak bersama-sama marilah kita juga merefleksikan diri apa yang sudah bisa kita berikan kepada masyarakat, kepada bangsa dan negara," kata Brian. 

Menurut Brian, undangan Presiden kepada pimpinan perguruan tinggi yang telah dilakukan hingga tiga kali dalam kurun waktu kurang dari satu tahun menunjukkan perhatian serius sekaligus harapan besar negara terhadap dunia akademik. 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menyoroti kondisi geopolitik dunia yang mengalami pergeseran signifikan. Karena itu, Indonesia dituntut menjadi negara yang mandiri dan mampu bertahan, dengan penguasaan sains dan teknologi sebagai kunci. 

Perguruan tinggi diharapkan menjadi lokomotif dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menjawab tantangan tersebut.

"Setiap negara haruslah menjadi negara yang mampu mandiri, mampu survival dan ini tentunya sektor penguasaan sains dan teknologi para perguruan tinggi itu diharapkan menjadi lokomotif," tegasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya