Berita

Mendikti Saintek Brian Yuliarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Tambah Alokasi Dana Riset Perguruan Tinggi Rp4 Triliun

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap penguatan riset dan inovasi nasional dengan menambah alokasi dana penelitian bagi seluruh perguruan tinggi hingga Rp4 triliun. 

Hal itu diumumkan selama pertemuan dengan 1.200 rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Mendikti Saintek, Brian Yuliarto, yang mendampingi Presiden menyebut kenaikan itu merupakan bukti nyata kepercayaan besar yang diberikan Kepala Negara kepada dunia akademik. 


"Kami perlu sampaikan bahwa Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai 4 triliun,” ujarnya. 

"Itu adalah satu bukti, satu gambaran betapa memang Bapak Presiden memberikan amanah yang besar kepada perguruan tinggi kepada seluruh pendeliti," kata Brian lagi. 

Terkait teknis penggunaan anggaran tambahan tersebut, Brian menjelaskan bahwa koordinasi lebih lanjut akan dilakukan bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretariat Negara. 

"Tadi tidak secara rinci tentu nanti kami diminta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan maupun Kementerian Sesneg. Tetapi intinya Bapak Presiden meminta anggaran penelitian ditambah 4 triliun,” jelasnya.   

Ia memastikan bahwa tambahan dana riset ini berlaku untuk seluruh kampus di Indonesia.

“Ya seluruh perguruan tinggi,” jawab Brian singkat ketika ditanya mengenai cakupan kebijakan tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya