Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Cetak Rekor, STOXX 600 Melaju

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa mencatatkan sejarah baru pada penutupan perdagangan Rabu 14 Januari 2025 waktu setempat. 

Indeks STOXX 600 berakhir di level tertinggi sepanjang masa, dipicu oleh optimisme sektor industri dan kesehatan.

Sektor kimia memimpin penguatan sebesar 2 persen, didorong oleh kenaikan saham EMS Chemie (Swiss). Sementara itu, sektor kesehatan naik 1,3 persen berkat performa gemilang AstraZeneca dan Orion (Finlandia).


Sektor farmasi dan industri mendapat sentimen positif dari berakhirnya perundingan dagang selama 25 tahun dengan blok Amerika Latin. 

Kesepakatan ini diprediksi akan mempermudah ekspor dengan tarif yang lebih rendah. Saham utilitas seperti RWE dan SSE melonjak setelah memenangkan kontrak pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai terbesar dalam sejarah Inggris.

Berikut pergerakan ekuitas Eropa: 

- Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,18 persen atau 1,12 poin menjadi 611,56
- FTSE 100 Inggris menguat 0,46 persen atau 47,00 poin menjadi 10.184,35
- CAC Prancis berkurang 0,19 persen atau 16,23 poin ke posisi 8.330,97.
- indeks DAX Jerman justru melemah 0,53 persen atau 134,42 poin menjadi 25.286,24

Pelemahan DAX dipicu tekanan saham teknologi, termasuk SAP dan Infineon

Meskipun mencetak rekor, penguatan bursa Eropa sempat tertahan oleh kabar bangkrutnya raksasa department store Saks Global, yang memicu kekhawatiran terhadap daya beli konsumen barang mewah seperti LVMH dan Kering (Gucci). 

Selain itu, saham sektor pertahanan juga mengalami koreksi setelah reli panjang selama delapan hari.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya