Berita

Joko Widodo bersama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Instagram @gusyaqut)

Politik

Islah Bahrawi:

Jokowi Larang Yaqut Hadiri Pansus Haji!

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 05:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saat Pansus Haji bergulir, terungkap Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan Menag Yaqut Cholil Qoumas untuk tidak menghadiri rapat-rapat yang digelar di DPR.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip Kamis 15 Januari 2026.

Cara Jokowi melarang adalah dengan menugaskan Yaqut menggantikan Menhan Prabowo Subianto ke Prancis.


"Tugasnya cuma tiga hari, tapi ternyata di Prancis sampai 24 hari karena untuk menunggu selesainya Pansus Haji," kata Islah.

Diketahui, DPR membentuk Panitia Haji yang berlangsung sejak 9 Juli hingga 30 September 2024 terkait berbagai permasalahan haji.

Salah satunya yang disorot Pansus Haji adalah soal 20.000 kuota haji tambahan yang pembagiannya tidak sesuai dengan ketentuan regulasi.

Saat itu Menag Yaqut tidak pernah hadir di sidang Pansus Haji walau berkali-kali mendapat surat panggilan dari Pansus.

"(Di Prancis) dia (Menag Yaqut) menunggu suasananya reda sesuai perintah Jokowi," kata Islah.

Yaqut diketahui resmi berstatus tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya pada 8 Januari 2026 terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya