Berita

Menlu Sugiono (Foto: YouTube Kemlu RI)

Politik

Menlu Sugiono Akui Tiga Wakil Kurang, Berencana Minta Tambah ke Presiden

RABU, 14 JANUARI 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono secara terbuka mengakui jumlah wakil menteri di Kementerian Luar Negeri saat ini masih belum mencukupi untuk menangani kompleksitas tugas diplomasi Indonesia. 

Hal itu disampaikannya dalam pidato pada Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Rabu, 14 Januari 2026.

Di hadapan mantan menteri dan wakil menteri, Sugiono menjelaskan bahwa bahwa ia jarang bertemu tatap muka dengan ketiga wakil menterianya karena padatnya agenda internasional yang mereka tangani. 


“Ibu Retno, Pak Alwi, saya melaporkan, saya punya tiga Wakil Menteri, terus terang saja, momen-momen seperti ini kita baru bisa ketemu,” ungkapnya.

Menlu mengungkapkan bahwa setiap wakil menteri memikul mandat dan tanggung jawab yang tersebar di berbagai forum internasional serta kawasan strategis, sehingga intensitas dan luasnya beban kerja tersebut membuat jumlah wakil menteri yang ada saat ini dirasakannya belum memadai. 

Atas dasar itu, ia pun menyampaikan rencana untuk mengajukan penambahan wakil menteri kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Sejujurnya saya merasa masih kurang tiga ini. Saya nggak tahu apakah kalau saya minta nambah diizinkan oleh Pak Presiden,” kata Sugiono sambil tersenyum.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya