Berita

Fahri Hamzah. (Foto: YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Politik

Fahri Hamzah Buka Suara soal Ditunjuk Presiden Jadi Kepala Badan Perumahan

RABU, 14 JANUARI 2026 | 01:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menegaskan dirinya belum ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat.

Namun demikian, ia mengaku telah diajak langsung oleh Presiden untuk mendiskusikan solusi atas berbagai persoalan kronis di sektor perumahan nasional.

"Belum ditunjuk tapi diajak mendiskusikan jalan keluar dari beberapa persoalan di sektor perumahan yang saya laporkan agak rinci kepada beliau (Presiden)," kata Fahri dikutip Rabu 14 Januari 2026.


Fahri menjelaskan, sejak awal pembentukan Satgas Perumahan pasca kemenangan Presiden Prabowo yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, telah disimpulkan bahwa sektor perumahan ditangani oleh terlalu banyak kewenangan yang terpencar di berbagai kementerian dan lembaga yang membuat pembangunan perumahan tidak cepat

"Kewenangan tanah di satu tempat, perizinan di tempat lain, pembiayaan di tempat lain, dan penghunian di tempat lain,” ujar Fahri.

Karena itu, Fahri seperti dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, mengusulkan pembentukan badan khusus yang mengintegrasikan seluruh kewenangan tersebut dalam satu institusi. Usulan itu kata dia bukan semata gagasan pribadi, melainkan amanat langsung undang-undang yang memang memerintahkan pembentukan badan percepatan perumahan rakyat.

"Undang-undang memerintahkan harus ada badan yang mengintegrasikan urusan tanah, pembiayaan, perizinan, supaya bisa lebih cepat dieksekusi,” tegasnya.

Terkait posisinya saat ini, Fahri memastikan masih menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri PKP. Menurutnya, pembentukan badan tersebut harus didahului oleh regulasi dan pembentukan kelembagaan, sebelum penunjukan pimpinan dilakukan oleh Presiden.

“Soal orangnya nanti siapa, itu sepenuhnya hak Presiden,” katanya.

Fahri menekankan badan percepatan perumahan nantinya akan setara dengan kementerian, sebagaimana lembaga-lembaga lain yang dibentuk berdasarkan mandat undang-undang, seperti Badan Pengelola BUMN Danantara.

Ia juga menepis kekhawatiran tumpang tindih kewenangan dengan Kementerian Perumahan. Menurut Fahri, praktik pembagian peran antara kementerian dan badan sudah lazim dalam tata kelola pemerintahan.

“Kementerian biasanya fokus pada regulasi dan penggunaan anggaran APBN, sementara badan lebih kepada eksekusi dan investasi,” jelasnya.

Fahri menambahkan, pembentukan badan justru bertujuan mengefektifkan pelaksanaan kebijakan perumahan yang selama ini tersendat karena fragmentasi kewenangan.

Saat ditanya apakah gagasan tersebut telah dikoordinasikan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait, Fahri menjawab singkat namun tegas.

“Iyalah,” ucapnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya