Berita

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Rizal Bawazier. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator PKS: Kopdes Merah Putih Harus Kita Dukung!

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 17:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus didukung untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Rizal Bawazier kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026.

“Untuk koperasi Merah Putih, memang itu karena program pemerintah, harus kita dukung,” tegas Rizal.
  

  
Ia mengatakan bahwa saat ini Undang-Undang Perkoperasian masih terus dibahas di Badan Legislasi (Baleg) DPR. 

“Undang-Undang Perkoperasian masih berjalan di badan legislatif. Saya juga masuk ke badan legislatif, kita ada beberapa usulan yang sangat penting,” ungkapnya.

Menurut dia, revisi UU Perkoperasian menjadi krusial karena di sejumlah daerah banyak koperasi yang didirikan namun kemudian bermasalah dalam pengelolaannya.

Salah satu poin utama yang tengah diperjuangkan Fraksi PKS adalah pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi.

“Kita lagi perjuangkan adanya lembaga penjaminan simpanan koperasi, LPS Koperasi. Jadi, nasabah atau anggota koperasi itu nyaman apabila ada penyelewengan atau apa, bisa ditanggung oleh LPS Koperasi. Itu poin utamanya sih yang lagi kita perjuangkan,” jelasnya.

Rizal menegaskan, keberadaan LPS Koperasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat.

Sementara itu, terkait poin-poin lain dalam revisi UU, seperti jumlah anggota dan sistem internal koperasi, Rizal menilai hal tersebut sebaiknya menjadi ranah internal masing-masing koperasi.

“Yang lain-lain mengenai berapa anggota, internal sistemnya itu sistem internal saja dari koperasi,” pungkas Legislator PKS ini.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya