Berita

Waketum Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dede Yusuf Macan Effendi:

Pernyataan SBY Matahari Cuma Satu Hanya untuk Internal Demokrat

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut matahari di partainya hanya satu, yaitu Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai spekulasi politik.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi menjelaskan bahwa pernyataan SBY tersebut disampaikan di acara internal Partai Demokrat.

“Itu kan dalam acara internal Partai Demokrat ya, dan kita harus selalu menyampaikan bahwa walaupun bapak (SBY) sudah tidak lagi dalam tanda arti berada di dalam partai, tetapi beliau kan hanya sebagai mentor,” kata Dede kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026.


Menurut dia, pernyataan SBY tersebut menegaskan bahwa segala keputusan partai tetap berada di bawah komando AHY. 

“Artinya segala keputusan adalah di tangan ketua umum. Jadi apapun keputusan Ketua Umum, itulah yang akan kita ikuti,” tegas Legislator Demokrat ini.

Atas dasar itu, Dede menyebut bahwa pernyataan SBY sebagai mentor senior partai kembali menegaskan bahwa semua kader harus satu komando di bawah kepemimpinan AHY.

“Jadi konteksnya sih itu matahari kembar, maksudnya adalah agar kita berbicaranya tetap satu komando, satu komandonya Ketua Umum,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY menegaskan bahwa matahari di partainya hanya satu, yaitu Ketum AHY.

Hal itu ditegaskan SBY saat menyampaikan pidatonya di acara tersebut pada Senin, 12 Januari 2026. 

Mulanya, SBY menjelaskan AHY yang tidak bisa hadir langsung karena ada urusan bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Sebagaimana kita ketahui, Mas AHY sedang mengemban tugas mendampingi Bapak Presiden Prabowo di Kalimantan Timur. Tentu bagi Demokrat, country first, people first, baru partai. Jangan dibalik. Negara dulu, rakyat dulu, baru partai," ungkap SBY.

SBY mengatakan sebetulnya pihaknya tidak dijadwalkan menyampaikan pidato tersebut. Selanjutnya, SBY menegaskan bahwa yang paling atas di Partai Demokrat adalah AHY.

"Seharusnya yang menyampaikan sambutan utama adalah pemimpin Partai Demokrat, Bung Agus Harimurti Yudhoyono. Beliau pemimpin partai. Saya boleh dikatakan seorang mentor senior. Mataharinya hanya satu di Partai Demokrat, Mas AHY," pungkas SBY.


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya