Berita

Presiden Prabowo Subianto di SMA Taruna Nusantara Malang (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bangga Alumni Taruna Nusantara Dominasi Posisi Strategis di Kabinet

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 15:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada para alumni SMA Taruna Nusantara yang kini banyak menduduki posisi penting di pemerintahan. 

Hal itu disampaikan dalam pidatonya saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa, 13 Januari 2026.  

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan peran besar Taruna Nusantara dalam mencetak kader bangsa yang unggul dan berintegritas.  


"Kita disini benar-benar mencetak kader-kader yang patriotik, kader-kader yang cinta tanah air, kader-kader yang bertanggung jawab, disiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik di semua bidang," tegasnya. 

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa lulusan Taruna Nusantara telah terbukti tampil menonjol di tingkat nasional. Hal itu tercermin dari banyaknya alumni sekolah tersebut yang kini dipercaya menduduki posisi-posisi strategis di Kabinet Merah Putih.

“Bahkan di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumni nya, saya kira cukup banyak lulusan TN di tier 1 dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” ungkapnya.  

Sebelum memulai pidato, Prabowo sempat mengabsen sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih yang merupakan alumni SMA Taruna Nusantara.  

Mereka di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono (alumni angkatan kelima), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (alumni angkatan keenam), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (alumni angkatan kelima), dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (alumni angkatan ke-11). 

Kemudian ada Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri (alumni angkatan keenam), Kepala BMKG Teuku Faisal (alumni angkatan pertama), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (alumni angkatan ke-15), serta Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Sumanta (alumni angkatan kedua).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya