Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham MDIA, JGLE, dan ALII Kompak Unjuk Gigi

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah indeks utama yang bergerak mendatar pada sesi siang ini, Selasa 13 Januari 2026, perhatian pasar mulai beralih ke deretan saham lapis kedua milik Grup Bakrie. Tiga emiten dari sektor yang berbeda; media, properti, dan logistik, menunjukkan aktivitas perdagangan yang tidak biasa, menandakan adanya minat besar dari para pemodal.

Emiten media PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) tampil sangat meyakinkan hari ini. Dibuka menguat di level Rp103, saham ini terus merangkak naik hingga menyentuh harga tertinggi di Rp110. 

Meski harga penutupan kemarin berada di Rp98, kenaikan hari ini membuktikan kepercayaan pasar yang kembali pulih.


Yang paling mencolok dari MDIA bukanlah sekadar kenaikan harganya, melainkan Nilai Transaksi yang sangat besar, mencapai lebih dari Rp39,2 miliar. Dengan volume perdagangan 19,2 juta lembar, terlihat bahwa terjadi transaksi dalam jumlah besar (big money) yang masuk. Dengan rasio harga terhadap laba (PE Ratio) di angka 11 kali, investor tampaknya menilai harga MDIA saat ini masih cukup menarik untuk dikoleksi.

Tak mau ketinggalan, Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Setelah sebelumnya banyak bergerak di level rendah, hari ini JGLE mulai aktif ditransaksikan seiring dengan sentimen positif di sektor properti dan rekreasi. 

Kenaikan JGLE ini sering kali dianggap pasar sebagai efek domino dari menguatnya saham-saham utama Bakrie lainnya (BUMI & BRMS), di mana investor mulai mencari peluang pada saham-saham yang harganya masih tergolong "murah".

Sementara itu, PT Ancara Logistic Indonesia Tbk (ALII) bergerak lebih lincah di sektor jasa logistik. Sebagai pendatang yang relatif baru dalam ekosistem grup, ALII diuntungkan oleh meningkatnya aktivitas pengiriman komoditas tambang. Pergerakan ALII hari ini mencerminkan optimisme investor bahwa perusahaan logistik ini akan meraup laba lebih besar seiring dengan produktivitas tambang grup yang sedang berada di puncaknya.

Secara keseluruhan, pergerakan MDIA, JGLE, dan ALII hari ini menunjukkan bahwa aliran modal tidak hanya berhenti di saham-saham tambang saja.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya