Berita

Bank Indonesia (Dokumen RMOL)

Bisnis

BI Catat Indeks Penjualan Ritel Tumbuh lebih dari 6 Persen

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktivitas belanja masyarakat mengalami kenaikan yang cukup signifikan di penghujung tahun 2025. Berdasarkan catatan terbaru dari Bank Indonesia (BI), masyarakat terlihat semakin rajin berbelanja. 

Realisasi indeks penjualan eceran atau Indeks Penjualan Riil (IPR) bulan November 2025 tercatat melompat tumbuh 6,3 persen (yoy), angka yang cukup menggembirakan jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mentok di angka 4,3 persen.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, lonjakan ini dipengaruhi oleh persiapan masyarakat menyambut libur Natal dan Tahun Baru. 


Jika kita melihat ke pasar atau pusat perbelanjaan, barang-barang seperti suku cadang kendaraan, aksesori, hingga kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, dan rokok menjadi yang paling banyak dicari di periode tersebut. Tidak ketinggalan, sektor rekreasi dan budaya juga ikut kecipratan berkah karena banyak orang mulai menyusun agenda liburan.

Menariknya, tren belanja ini diprediksi tidak berhenti di bulan November saja. Memasuki bulan Desember, BI memperkirakan "pesta" belanja semakin meriah. Secara bulanan, pertumbuhan penjualan diprediksi melonjak hingga 4 persen, naik drastis dari pertumbuhan bulan November yang sebesar 1,5 persen. 

Pada puncaknya di bulan Desember, masyarakat diperkirakan bakal lebih banyak menghabiskan uang untuk gadget, perlengkapan rumah tangga, hingga tiket wisata seiring dengan tingginya permintaan di periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Namun, ada catatan kecil bagi kantong kita di awal tahun depan. BI memprediksi adanya sedikit kenaikan harga pada Februari 2026. Hal ini dipicu oleh ekspektasi kenaikan harga menjelang bulan Ramadan. 

Kabar baiknya, setelah masa hari raya terlewati, tekanan harga diperkirakan akan kembali mendingin pada bulan Mei 2026, sehingga beban belanja masyarakat diprediksi akan jauh lebih ringan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya