Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Cetak Rekor Baru di Tengah Drama Politik AS

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup positif pada perdagangan Senin 12 Januari 2026 waktiu setempat. Meski demikian, penguatan cenderung terbatas karena investor mulai waswas terhadap independensi bank sentral AS dan meningkatnya tensi geopolitik global.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,21 persen atau 1,28 poin menjadi 610,95. 

di Jerman, indeks DAX menjadi bintang utama dengan kenaikan 0,57 persen, mencatat reli 10 hari berturut-turut (terpanjang sejak 2024.


Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,16 persen atau 16,10 poin menjadi 10.140,70 sedangkan CAC Prancis turun 0,04 persen atau 3,33 poin ke posisi 8.358,76.

Sektor komoditas dan pertahanan  menjadi Top Gainers. Saham penambang emas seperti Aurubis dan Fresnillo melonjak seiring reli harga logam mulia. Sektor pertahanan juga naik 0,5 persen akibat ketegangan di Iran dan Venezuela.

Sektor teknologi juga menguat, dengan saham BE Semiconductor meroket 7,3 persen berkat laporan pesanan kuartal IV yang melampaui ekspektasi.

Sektor otomotif justru tertekan. Saham Porsche anjlok 6 persen dan Volkswagen turun 1,3 persen akibat kekhawatiran penurunan pengiriman kendaraan.

Saham Heineken juga jatuh 4,1 persen menyusul kabar pengunduran diri CEO mereka.

Ancaman pidana terhadap Jerome Powell dan usulan pembatasan bunga kartu kredit sebesar 10 persen memicu spekulasi baru di sektor perbankan dan kebijakan moneter.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya