Berita

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari. (Foto: Dokumentasi Kadin)

Nusantara

Andi Yuslim Patawari:

IPDN Berperan Strategis Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian yang menugaskan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk terlibat langsung dalam penanganan bencana alam di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, didukung Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari mengatakan, pelibatan IPDN merupakan langkah strategis dalam memperkuat penanganan bencana, khususnya di wilayah Sumatera yang saat ini tengah menghadapi berbagai dampak bencana alam. 

“IPDN memiliki sumber daya manusia yang memahami tata kelola pemerintahan, manajemen lapangan, dan koordinasi antarinstansi. Ini sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat,” kata Andi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa 13 Januari 2026


Ia menjelaskan, praja IPDN berperan membantu pendataan korban dan kerusakan akibat bencana, termasuk infrastruktur dan permukiman warga. Data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dan pusat dalam menentukan kebijakan lanjutan.

Selain itu, IPDN juga berperan dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan relawan, sehingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.

“IPDN membantu pengelolaan posko pengungsian, distribusi logistik, hingga pelayanan administrasi darurat bagi warga,” kata Andi.

Andi menambahkan, penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk dunia usaha. 

Kadin, kata dia, siap mendorong anggotanya untuk turut membantu melalui bantuan kemanusiaan dan dukungan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak, khususnya di daerah-daerah Sumatera.

“Pemulihan ekonomi masyarakat menjadi kunci agar daerah terdampak bencana dapat segera bangkit,” pungkas Andi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya