Berita

Kemenhaj Resmi Buka Diklat PPIH Arab Saudi 2026. (Foto: RMOL)

Politik

Diklat Petugas Haji Jangan Sekadar Formalitas

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 15:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pendidikan dan pelatihan (diklat) petugas haji, jangan sekadar pelatihan formalitas atau administrasi. Diklat harus menekankan pentingnya pembentukan karakter dalam memberi pelayanan.

“Diklat petugas haji harus menjadi ruang pembentukan karakter pelayanan, bukan hanya pelatihan formalitas," kata Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, dalam keterangannya, Senin, 12 Januari 2026.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu mendorong adanya perbaikan pola rekrutmen dan pelatihan pada petugas haji. 


"Ini harus menjadi titik balik, dari sekadar petugas yang memenuhi syarat administratif, menjadi pelayan jemaah yang profesional, kompatibel, dan berjiwa melayani dengan hati,” ujar Dini.

Ia menambahkan, petugas haji perlu dipersiapkan agar benar-benar hadir bagi jemaah dan kompatibel dengan kebutuhan mereka, termasuk memahami kondisi fisik, psikologis, dan sosial, terutama karena mayoritas jemaah Indonesia adalah lansia.

“Sigap dan disiplin dalam menerapkan SOP di lapangan, termasuk dalam situasi darurat,” katanya.

Selain itu, Dini juga menekankan pentingnya sisi humanis dalam memberikan pelayanan pada jemaah haji.

“Yang mereka layani bukan sekadar data atau nomor manifes, melainkan orang tua kita, saudara kita, dan sesama umat yang sedang menunaikan ibadah paling sakral dalam hidupnya,” tegasnya.

Dini mendorong Kementerian Haji dan Umroh untuk memastikan diklat petugas haji mampu membentuk profesionalisme sekaligus karakter humanis dalam pelayanan jemaah, sehingga pengalaman ibadah haji dapat dijalankan dengan nyaman dan penuh khidmat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya