Berita

29 RT yang tersebar di empat wilayah kota, serta merendam 41 ruas jalan utama maupun lingkungan permukiman di Jakarta terendam banjir. (Foto: BPBD DKI)

Politik

Puluhan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak pagi hingga siang hari, Senin, 12 Januari 2026, menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah titik Ibu Kota. 

Hingga pukul 15.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan masih terjadi di 29 RT yang tersebar di empat wilayah kota, serta merendam 41 ruas jalan utama maupun lingkungan permukiman.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi daerah terdampak paling luas dengan total 20 RT tergenang. Genangan terparah tercatat di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter, disusul Cilandak Timur yang terendam hingga 95 sentimeter. 


Banjir di kawasan ini dipicu kombinasi curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut yang tidak mampu menampung debit air dari hulu. Sejumlah kelurahan lain seperti Pondok Labu, Cipete Utara, Pela Mampang, Duren Tiga, dan Cilandak Barat juga terdampak dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 80 sentimeter.

Di Jakarta Barat, genangan tercatat di enam RT yang berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya. Ketinggian air di kawasan ini mencapai 70 sentimeter akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. 

Sementara itu, Jakarta Utara mencatat dua RT tergenang di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Di Jakarta Timur, genangan terjadi di satu RT di Kelurahan Rawa Terate dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter. BPBD melaporkan satu RT di Kelurahan Tengah telah dinyatakan surut.

Selain permukiman warga, genangan juga melumpuhkan aktivitas lalu lintas di puluhan ruas jalan. Sejumlah jalan protokol dan akses penghubung di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur tergenang dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 50 sentimeter. 

Meski demikian, BPBD mencatat beberapa ruas jalan strategis seperti Jalan Hayam Wuruk, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Pangeran Jayakarta, hingga kawasan Jagakarsa telah berangsur surut dan dapat dilalui kembali.

BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel di lapangan untuk memantau kondisi genangan sekaligus melakukan penanganan darurat. Pemerintah kota dan aparat kelurahan setempat juga disiagakan untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna mempercepat penyedotan air, memastikan pompa berfungsi optimal, serta menjaga aliran tali-tali air tetap lancar. 

BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring berkurangnya intensitas hujan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya