Berita

Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat Rampung pada 2029

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di peresmian 166 Sekolah Rakyat seluruh Indonesia di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.  

Prabowo menjelaskan bahwa saat ini Sekolah Rakyat telah menampung sekitar 15 ribu siswa, dan diperkirakan jumlah itu akan meningkat menjadi 30 ribu siswa pada akhir tahun 2026. 


Ia menargetkan 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029. Sebab, Prabowo ingin setiap sekolah rakyat dapat menampung hingga 1.000 murid, sehingga total kapasitas mencapai 500 ribu siswa di seluruh Indonesia.  

"Juga hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 sekolah rakyat. Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029 insyaallah akan tercapai," ungkapnya. 

Lebih jauh, Prabowo menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia.  

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan tahun 2029,  mereka yang berada di kemiskinan ekstrem, desil 1 dan 2, bisa kita rubah nasibnya. kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di indonesia," tegasnya.  

Prabowo juga mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak rendah diri, melainkan bangga atas prestasi yang telah dicapai.  

"Kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri, rendah hati boleh, jangan rendah diri, jangan inferior kalau indonesia selalu jelek, enggak boleh, tidak benar,” tegasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya