Berita

Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Asrama Polisi Pondok Karya, Jakarta Selatan pada Senin, 12 Januari 2026 (Dokumentasi Polda Metro Jaya)

Presisi

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 13:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Personel Sie Pammat Subdit Gasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir di Asrama Polisi (Aspol) Pondok Karya, Jakarta Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.

Banjir merendam kawasan tersebut setelah hujan deras mengguyur sejak Senin dini hari. Ketinggian air dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa di sejumlah titik di lingkungan asrama.

Dalam proses evakuasi, sebanyak 20 personel diterjunkan. Sebanyak 10 personel melakukan monitoring kewilayahan di bawah pimpinan AKP Widodo, sementara 10 personel lainnya bersiaga di markas komando (mako) untuk mendukung kelancaran operasi.


Untuk menunjang pelaksanaan tugas kemanusiaan, personel Samapta dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana, antara lain satu unit kendaraan taktis (rantis) rescue, satu unit rantis D-Max, satu perahu LCR, dua kano, tali karmantel, dua unit chainsaw, helm rescue, pelampung, lampu portable, serta ring buoy.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, mengatakan bahwa pengerahan personel dan peralatan dilakukan demi memastikan keselamatan warga terdampak banjir.

"Kami mengerahkan personel dan perlengkapan untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman. Ketinggian air di lokasi berkisar antara 20 hingga 70 sentimeter dan saat ini masih mengalami kenaikan. Oleh karena itu, anggota kami tetap siaga di lokasi," ujar Wahyu saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan cepat.

"Kami mengimbau masyarakat yang terdampak banjir atau mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan darurat 110. Petugas kami siap merespons dan memberikan bantuan secepatnya," jelas Budi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya