Berita

Gedung Bank Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BI Laporkan Lonjakan Penjualan Ritel 6,3 Persen di Akhir Tahun 2025

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 12:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor ritel Indonesia menunjukkan performa yang sangat kuat pada November 2025 dengan mencatatkan kenaikan tahunan tertajam dalam hampir dua tahun terakhir. 

Berdasarkan data Bank Indonesia yang dirilis pada Senin 12 Januari 2026, penjualan ritel tumbuh sebesar 6,3 persen secara tahunan (yoy), meningkat signifikan dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang berada di angka 4,3 persen.

Pencapaian ini menandai tren positif selama tujuh bulan berturut-turut. Hal ini mencerminkan penguatan permintaan konsumen yang didukung oleh keberlanjutan berbagai program bantuan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.


Secara bulanan, aktivitas ritel juga menunjukkan akselerasi yang nyata. Penjualan ritel pada November naik 1,5 persen (mom), lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,6 persen pada Oktober. 

Laju ini merupakan pertumbuhan bulanan terkuat dalam delapan bulan terakhir, sekaligus menegaskan ketahanan konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.



Proyeksi Desember 2025 dan Dampak Momentum Libur Akhir Tahun

Memasuki Desember 2025, BI memperkirakan kinerja penjualan eceran tetap tumbuh positif. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 yang diprakirakan tumbuh sebesar 4,4 persen (yoy). 

Kinerja tersebut terutama ditopang oleh Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Jika dilihat secara bulanan, penjualan eceran pada Desember 2025 diprakirakan melonjak hingga 4,0 persen (mtm), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh mayoritas kelompok barang, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta kebutuhan pokok, sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.



Ekspektasi Harga ke Depan

Dari sisi perkembangan harga, tekanan inflasi pada tiga bulan mendatang, tepatnya Februari 2026, diprakirakan akan meningkat. Hal ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Februari 2026 yang tercatat sebesar 168,6, lebih tinggi dibandingkan 163,2 pada periode sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi lonjakan harga menjelang periode Ramadan 1447 H.

Namun, untuk enam bulan mendatang atau pada Mei 2026, tekanan harga diprakirakan akan menurun. IEH untuk periode tersebut tercatat sebesar 154,5, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 161,7.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya