Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Ekonomi Kreatif Raup Rp24,46 Triliun Selama Libur Nataru

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

Direktorat Kajian Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif mengungkapkan, pada periode tersebut, ekonomi kreatif berhasil menyumbang Rp24,46 triliun, atau hampir separuh dari total tambahan PDB nasional sebesar Rp48,56 triliun.

Kajian Kementerian Ekraf mencatat adanya pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengutamakan produk kreatif, mulai dari kuliner lokal, fesyen, dan kriya, hingga pengalaman hiburan dan seni. 


Tren ini menjadikan subsektor ekraf sebagai kontributor utama belanja masyarakat saat liburan sekaligus membuka peluang bagi jenama lokal untuk memperluas pasar di berbagai daerah.

“Data ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif bukan hanya terdorong oleh momentum libur panjang, tetapi mampu menjadi tulang punggung perputaran ekonomi jika dirancang sebagai strategi tahunan yang terintegrasi,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam keterangan pers yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 12 Januari 2026. 

Berdasarkan data Google Trends, minat terhadap kuliner melonjak pada 28 Desember 2025, sementara pencarian terkait hotel meningkat pada 31 Desember, saat puncak perayaan Tahun Baru. Minat terhadap hiburan keluarga, termasuk bioskop, berada di titik tertinggi pada 25–26 Desember. Pola ini menunjukkan bahwa konsumsi produk kreatif mengikuti ritme liburan, sehingga bisa dijadikan panduan dalam perencanaan distribusi dan promosi.

Survei kinerja usaha juga menunjukkan dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif. Sebanyak 76,93 persen responden melaporkan peningkatan penjualan, dan 73,08 persen mencatat kenaikan keuntungan selama Nataru. Mayoritas pelaku usaha berskala mikro, dengan subsektor kuliner, fesyen, dan kriya menjadi penyumbang utama lonjakan transaksi.

Dari sisi pengeluaran wisatawan, transportasi dan akomodasi tetap menjadi komponen terbesar, tetapi belanja untuk produk kreatif, termasuk makanan, cinderamata, dan ritel, rata-rata mencapai Rp858 ribu per orang. Angka ini menunjukkan potensi besar ekonomi kreatif untuk diperkuat dalam rantai konsumsi wisata dan kegiatan liburan.

Kontribusi terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif selama Nataru datang dari subsektor kuliner sebesar Rp19,9 triliun, diikuti fesyen Rp3,9 triliun, dan kriya Rp0,24 triliun. Data ini menekankan pentingnya penguatan rantai pasok, kapasitas produksi, serta akses pembiayaan bagi pelaku usaha agar dapat memenuhi lonjakan permintaan secara optimal.

“Jika momentum seperti Nataru dikelola secara sistematis melalui Pasar Ekraf dan integrasi ekosistem, maka dampaknya tidak hanya mendorong PDB, tetapi juga memperkuat daya saing jenama lokal secara berkelanjutan,” tutup Teuku Riefky.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya