Berita

Ilustrasi (Dokumen RMOL)

Bisnis

IHSG Mengawali Pekan di Zona Hijau, Sempat Menyentuh Level Psikologis 9.000

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 09:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin 12 Januari 2026. 

Indeks dibuka menguat ke posisi 8.991, naik 55 poin dari penutupan akhir pekan lalu yang berada di level 8.936. Tren penguatan ini melanjutkan momentum pertumbuhan moderat sebesar 0,13 persen yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Memasuki pukul 09.06 WIB, laju kenaikan indeks sedikit tertahan namun tetap berada di zona apresiasi. IHSG tercatat menguat 0,50 persen atau bertambah 44 poin ke level 8.981. 
Dalam dinamika pagi ini, indeks sempat menunjukkan kekuatannya dengan menembus level tertinggi sementara di angka psikologis 9.000, sebelum bergerak di rentang terendah pada posisi 8.966.

Dalam dinamika pagi ini, indeks sempat menunjukkan kekuatannya dengan menembus level tertinggi sementara di angka psikologis 9.000, sebelum bergerak di rentang terendah pada posisi 8.966.
Kondisi pasar saat ini didorong oleh 298 emiten yang bergerak menguat, sementara 269 emiten mengalami pelemahan, dan 391 emiten lainnya cenderung stagnan. Aktivitas pasar terpantau cukup agresif dengan frekuensi transaksi mencapai 398,2 ribu kali. Nilai transaksi terkumpul sebesar Rp3,07 triliun dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp16,33 triliun.

Secara sektoral, delapan sektor berhasil membukukan kenaikan dan menjadi penopang utama indeks. 

Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan signifikan sebesar 2,26 persen ke level 2.297, disusul oleh sektor properti yang tumbuh 1,36 persen ke level 1.263. 

Sektor konsumer primer juga mencatatkan performa apik dengan kenaikan 0,85 persen ke posisi 1.350. Sektor lainnya yang turut menguat meliputi sektor energi (0,79 persen), industri (0,36 persen), transportasi (0,28 persen), keuangan (0,14 persen), dan teknologi yang naik tipis 0,01 persen.

Di sisi lain, terdapat tiga sektor yang tertekan di zona merah. Sektor kesehatan mencatatkan penurunan terdalam sebesar 0,33 persen ke level 2.105, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 0,14 persen ke posisi 2.741, serta sektor konsumer non-primer yang terkoreksi tipis 0,07 persen ke level 816.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya