Berita

Banjir di sejumlah titik di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto: BPBD DKI)

Nusantara

Luapan Kali Krukut Rendam Permukiman di Cilandak Timur

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 09:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu kembali memicu luapan Kali Krukut yang menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin pagi, 12 Januari 2026.

Berdasarkan laporan petugas Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (P2B) BPBD DKI Jakarta wilayah Jakarta Selatan, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 07.45 WIB dengan ketinggian awal sekitar 20 sentimeter. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan gerimis, namun debit air sungai meningkat akibat hujan lebat di kawasan hulu.

Genangan terparah terjadi di RW 003 Kelurahan Cilandak Timur, khususnya di RT 003 dan RT 009 yang berada di Jalan NIS. Pada pukul 09.00 WIB, ketinggian muka air di RT 003/03 tercatat mencapai 95 sentimeter, sementara di RT 009/03 mencapai 50 sentimeter. Selain itu, genangan juga merendam RT 013 RW 001 dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.


Luapan Kali Krukut menjadi penyebab utama banjir, diperparah oleh tingginya intensitas hujan di wilayah hulu yang mengalir langsung ke kawasan permukiman. Air sungai yang meluap tidak tertampung dan melimpas ke jalan serta rumah warga, terutama di sepanjang Jalan NIS.

Akibat kejadian ini, ratusan warga terdampak. Di RT 009 RW 003, banjir memengaruhi sekitar 99 kepala keluarga dengan total 326 jiwa. Sementara di RT 003 RW 003, tercatat 149 kepala keluarga atau 476 jiwa terdampak. Di RT 013 RW 001, sebanyak 45 kepala keluarga dengan 105 jiwa ikut merasakan dampak genangan.

Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi mengenai jumlah warga yang mengungsi. Petugas gabungan dilaporkan masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

Sejumlah unsur terkait telah dikerahkan ke lokasi, di antaranya satu unit P2B BPBD DKI Jakarta, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilandak Timur, petugas pemadam kebakaran, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Satpol PP, PPSU, Puskesmas setempat, serta unsur masyarakat seperti LMK, FKDM, dan PSKB.

Upaya penanganan difokuskan pada pemantauan ketinggian air, pengamanan wilayah terdampak, serta kesiapsiagaan personel apabila kondisi memburuk. Petugas assessment dari P2B BPBD DKI Jakarta, yakni Sopian selaku PIC Kelurahan Cilandak Timur dan Cloudio dari Regu A Piket, terus melakukan pemantauan lapangan.

BPBD DKI Jakarta memastikan perkembangan situasi akan terus diperbarui seiring dengan kondisi cuaca dan debit air di Kali Krukut.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya