Berita

Ilustrasi minyak (Artificial Inteligence)

Bisnis

Kerusuhan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali menguat pada Senin, 12 Januari 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa kerusuhan yang semakin parah di Iran dapat mengganggu pasokan minyak dari negara anggota OPEC tersebut.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 31 sen atau 0,49 persen menjadi 63,65 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 30 sen atau 0,51 persen ke 59,42 Dolar AS per barel.

Pekan lalu, kedua kontrak minyak ini sudah melonjak lebih dari 3 persen, mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober. Kenaikan itu dipicu oleh tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstrasi terbesar sejak 2022.


Menurut kelompok pembela HAM, lebih dari 500 orang tewas dalam gelombang protes di Iran. Presiden AS Donald Trump juga berulang kali mengancam akan turun tangan jika aparat Iran terus menggunakan kekerasan terhadap para demonstran. Seorang pejabat AS menyebut Trump dijadwalkan bertemu penasihat senior pada Selasa untuk membahas opsi kebijakan terkait Iran.

Analis ANZ yang dipimpin Daniel Hynes menyebut situasi ini berpotensi berdampak besar pada pasokan minyak dunia. “Ada seruan agar para pekerja sektor minyak menghentikan aktivitas mereka di tengah protes,” tulis para analis ANZ.

“Kondisi ini membuat sedikitnya 1,9 juta barel per hari ekspor minyak Iran berisiko terganggu," lanjutnya.

Di sisi lain, potensi gangguan pasokan dari Iran sebagian diimbangi oleh perkembangan di Venezuela. Negara itu diperkirakan segera melanjutkan ekspor minyak setelah Presiden Nicolas Maduro digulingkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya