Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua Panja Haji, Abdul Wachid berbicara dalam pembukaan Diklat PPIH)di Asrama Haji Jakarta, Minggu 11 Januari 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

DPR Kawal Ketat PPIH 2026: Tekankan Disiplin Petugas dan Transparansi Kuota

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M menjadi momentum besar bagi transformasi pelayanan jemaah Indonesia. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua Panja Haji, Abdul Wachid, menegaskan bahwa keberhasilan haji tahun ini sangat bergantung pada integritas para petugas di lapangan.

Dalam pembukaan Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Jakarta, Minggu 11 Januari 2026, Abdul Wachid menyampaikan bahwa DPR akan memperketat fungsi pengawasan langsung di Arab Saudi.

Ia juga mengapresiasi terobosan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang memperpanjang masa diklat petugas hingga 30 hari serta menyertakan pelatihan bahasa Arab.


"Dan salah satu keberhasilan adalah dari petugas. Oleh karena itu, ini sudah langkah bagus. Petugas akan didiklat tidak hanya 20 hari, tapi sampai 30 hari dan ditambah lagi adalah dengan berbahasa Arab. Itu suatu langkah yang maju ya," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman pengawasan pada periode sebelumnya (2023-2025), kedisiplinan masih menjadi catatan merah. Ia menyoroti oknum petugas yang kerap meninggalkan tugas, yang dampaknya sangat mengganggu pelayanan di Tanah Suci.

Ia meminta petugas tahun ini lebih jeli mengawasi kontrak layanan.

 "Terutama tadi saya minta pengawasan untuk pemondokan, isi daripada kamar dia harus tahu petugas ini, maksimal 4. Terus katering yang sesuai dengan kontrak harus sama," tambahnya.

Tantangan terberat dalam haji adalah fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Untuk mengantisipasi jemaah lansia yang telantar, tahun ini pemerintah merekrut personel TNI-Polri hingga dua kali lipat dibanding tahun lalu, yakni sebanyak 185 personel.

"Nah ini ada TNI-Polri, kementerian merekrut dua kali lipat dari tahun yang lalu. Jadi dengan demikian, kami berharap nanti tidak ada temuan-temuan di Arafah para jemaah terutama lansia terlantar, tidak ada yang nolong. Ini yang sangat penting," jelasnya.

Selain kesiapan fisik petugas, Abdul Wachid membawa misi penting dari Pansus Haji terkait transparansi kuota. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik "loncat nomor" atau keberangkatan jemaah yang belum waktunya karena permainan oknum.

"Kami harapkan ke depan, pelaksanaan haji ini benar-benar diberikan kepada mereka yang memang berhak mendapatkan kuota haji... Tidak seperti tahun lalu, di mana ada yang loncat-loncat, yang belum jatahnya berangkat, berani 'wani piro'," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya