Berita

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: RMOL)

Publika

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 03:04 WIB

NAMA besar dan harum Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas yang disegani seolah-olah kini tengah hancur oleh Yaqut Cholil Qoumas.

Kurang apa lagi pada diri Yaqut. Meniti  kariernya sebagai aktivis organisasi hingga memperoleh jabatan mentereng sebagai Menteri Agama di pemerintahan Joko Widodo, tapi mirisnya mendapat status tersangka korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Yaqut sebagai tersangka korupsi pengalihan kuota haji tambahan pada penyelenggaraan haji tahun 2024. 


Kasus kejahatan sistemik masif kelanjutan dari temuan Pansus Angket Haji DPR yang menyoroti adanya penyalahgunaan wewenang dalam pembagian kuota haji tambahan yang tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Padahal kalau kita melihat latar belakang  Yaqut ini berasal dari keluarga terpandang di lingkungan NU. Sebagai putra KH M. Cholil Bisri dan adik dari Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

Jabatan lain yang pernah disandang Yaqut adalah Wakil Bupati Rembang (2005-2010), Anggota DPR (2015-2020), dan Ketua Umum GP Ansor (2015-2024).

Hal lain yang menjadi sorotan publik adalah kekayaan Yaqut. Pada 2018, LHKPN Yaqut tercatat Rp900 jutaan. Sedangkan pada 2025 tembus hingga Rp13,7 miliar.

Semoga lonjakan LHKPN Yaqut bukan hasil korupsi.

Sebelum menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut sempat menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama.

Hal ini disampaikannya dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) pada 9 Desember 2021 saat masih menjabat sebagai Menteri Agama.

"Korupsi adalah musuh bersama. Karena itu perlu gerakan bersama dan terpadu dalam membangun budaya antikorupsi," tegas Yaqut dikutip dari kanal YouTube Kementerian Agama (Kemenag).

"Hal itu harus dilakukan sejak dari keluarga. Penanaman nilai-nilai dan pendidikan antikorupsi dimulai sejak dini," sambungnya.

Yaqut menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam penanaman karakter antikorupsi bagi generasi masa depan.

"Pendidikan keluarga adalah pondasi awal menanamkan karakter antikorupsi mulai dari nilai kejujuran, kesederhanaan, dan budaya malu melakukan kesalahan," kata Yaqut.

Demi tercapainya cita-cita tersebut, Yaqut meminta agar para orang tua memberikan teladan bagi anaknya terkait budaya antikorupsi.

"Mari kita bersatu padu membangun budaya antikorupsi," tutup Yaqut dalam pidatonya.

Namun kini Yaqut menjadi tersangka dugaan korupsi setelah empat tahun pidatonya yang berapi-api itu.

Piul Andrio
Aktivis media sosial

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya