Berita

Founder INPEC, Aprikie Putra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Nusantara

INPEC:

Buku Anggawira Perkaya Diskursus Kebijakan Ekonomi Nasional

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 00:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesian Politic and Economic Center (INPEC) memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara talkshow dan peluncuran buku karya Anggawira yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta. 

Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkaya diskursus kebijakan ekonomi, persaingan usaha, serta relasi antara negara dan pasar di tengah dinamika krisis global.

Founder INPEC, Aprikie Putra Wijaya menilai kehadiran dua buku karya Anggwira, yakni Di Balik Layar Persaingan Usaha: Praktik dan Penegakan di Indonesia serta Negara, Pasar, dan Keberanian Memilih: Esai-Esai Kebijakan dari Tengah Pusaran Krisis Global, memberikan kontribusi penting bagi penguatan literasi kebijakan publik dan ekonomi politik Indonesia.


“Buku-buku ini tidak hanya relevan bagi pembuat kebijakan, tetapi juga bagi pelaku usaha, akademisi, dan generasi muda yang ingin memahami arah pembangunan ekonomi nasional secara lebih jernih,” ujar Aprikie melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 12 Januari 2026.

Menurut Aprikie, diskusi yang menghadirkan tokoh-tokoh lintas sektor -- mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga parlemen -- menunjukkan pentingnya kolaborasi gagasan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adil, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia menilai forum semacam ini menjadi contoh baik bagaimana buku dapat menjadi medium dialog publik, bukan sekadar produk intelektual individual.

Aprikie juga menekankan bahwa tema besar yang diangkat Anggawira mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi Indonesia saat ini, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan negara, mekanisme pasar, dan perlindungan terhadap persaingan usaha yang sehat.

“Gagasan-gagasan dalam buku Anggawira memberi perspektif penting tentang bagaimana Indonesia dapat menavigasi tantangan tersebut tanpa kehilangan arah konstitusionalnya,” kata Aprikie.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya