Berita

Peluncuran buku Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri, Minggu, 11 Januari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Megawati Luncurkan Buku Spirit Kemanusiaan

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 21:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) secara resmi meluncurkan buku berjudul Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri.

Peluncuran buku tersebut dilakukan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026.

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, bersama putra-putrinya, yakni Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif M. Prananda Prabowo dan Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR Puan Maharani.


Turut hadir Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, serta jajaran DPP Partai di antaranya Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Charles Honoris, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Buku Spirit Kemanusiaan menggambarkan manajemen mitigasi bencana Ibu Megawati Soekarnoputri dan perhatian beliau yang begitu besar terhadap berbagai gerakan menjaga lingkungan dan bumi,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto juga menegaskan peluncuran buku ini bertepatan dengan aksi nyata kemanusiaan PDIP melalui Kapal RS Laksamana Malahayati yang tengah menjalankan misi gotong royong pengobatan dan pemulihan pascabencana banjir di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak penerbit Gramedia menyerahkan sampul (cover) buku karya Kristin Samah itu kepada Megawati secara langsung. Prananda, Puan Maharani, dan jajaran PDIP lainnya menyambut peluncuran tersebut dengan penuh sukacita dan tepuk tangan.

Sebagai penutup momen peluncuran, Megawati membagikan secara simbolis buku Spirit Kemanusiaan kepada perwakilan awak media.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya