Berita

Pertemuan 2+2 Indonesia-Turko (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 15:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Turki menyatakan kesiapannya untuk mendukung program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Komitmen tersebut tertuang dalam Joint Declaration hasil pertemuan perdana format 2+2 Foreign and Defence Ministers’ Meeting Indonesia-Turki yang digelar di Ankara, pada Jumat lalu, 9 Januari 2026.

Pertemuan berlangsung bertepatan dengan peringatan 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Turki, serta dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Menteri Pertahanan Nasional Turki  Ya?ar Güler, dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.


“Para Menteri Turki menyatakan kesediaan Turki untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Indonesia, termasuk proyek perumahan 3 juta unit, dan pengembangan ibu kota baru Nusantara,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Selain dukungan terhadap proyek strategis nasional Indonesia, kedua negara sepakat Dana Kekayaan Turki (Turkish Wealth Fund/TWF) dan Danantara untuk mengevaluasi peluang kerja sama dan investasi bersama. 

Beberapa sektor potensial yang dibahas antara lain pengembangan bersama ekosistem baterai kendaraan listrik, investasi di industri petrokimia, serta kerja sama proyek energi dan pertambangan.

“Para Menteri juga mendorong TWF dan Danantara untuk mengevaluasi kemungkinan bidang kerja sama dan peluang investasi bersama,” lanjut pernyataan tersebut.

Indonesia dan Turki turut sepakat menjajaki peluang pembaruan Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi guna semakin memobilisasi investasi swasta di kedua negara.

Di bidang perdagangan, kedua pihak mengakui pentingnya peningkatan volume perdagangan bilateral hingga 10 miliar dolar AS sebagaimana ditetapkan oleh para pemimpin kedua negara. 

Mereka juga menyambut baik diskusi yang tengah berlangsung menuju penyelesaian awal Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) sebagai tonggak menuju Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turki.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya