Berita

Corporate Secretary PT Pertamina Arya Dwi Paramita (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

Bisnis

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagai bagian dari respons cepat kebencanaan, PT Pertamina (Persero) memasok BBM hingga LPG gratis bagi korban banjir yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan BBM gratis yang disiapkan Pertamina mencapai total 654 ribu liter. Pasokan tersebut terdiri atas Dexlite, Pertamax, dan Avtur yang digunakan untuk menunjang operasional kendaraan darat serta transportasi udara yang mengangkut bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana.

“Kami bersama BNPB memberikan dukungan bahan bakar untuk membantu moda transportasi yang membawa bantuan kemanusiaan. Total BBM yang disalurkan mencapai 654 ribu liter, terdiri dari Dexlite, Pertamax, dan Avtur yang dikombinasikan,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip pada Minggu, 11 Januari 2026.


Selain BBM, Pertamina juga memasok LPG gratis guna menunjang kebutuhan dapur umum dan posko pengungsian. 
Bantuan LPG yang disalurkan 

tercatat mencapai 18.938 kilogram atau setara dengan sekitar 1.500 tabung, yang digunakan untuk mendukung penyediaan makanan bagi para pengungsi.

“Untuk dapur umum, kami juga membantu dengan memberikan Bright Gas untuk memasak. Pasokan ini disalurkan ke 111 dapur umum dan 164 posko pengungsian. Total bantuan LPG mencapai 18.938 kg hingga tadi pagi, yang jika dikonversikan setara dengan lebih dari 1.500 tabung,” jelas Arya.

Pertamina juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan lain sebagai bagian dari respons kebencanaan. Bantuan tersebut mencakup penyediaan genset untuk posko pengungsian dan rumah sakit, bantuan medis, hingga pembangunan sumur bor guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

“Kami juga melaksanakan bantuan penyediaan air bersih karena melihat adanya potensi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih saat terjadi bencana,” tutup Arya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya