Berita

Dubes Malaysia Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin di GBK, Jakarta (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Visit Malaysia 2026 Bidik 4,6 Juta Turis RI, Dubes Ungkap Strateginya

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Malaysia menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar utama dalam kampanye pariwisata Visit Malaysia 2026.

Hal itu ditegaskan Duta Besar Malaysia untuk RI Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin saat peluncuran Aktivasi Kuliner dan Budaya Visit Malaysia 2026 yang digelar di Car Free Day (CFD) Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026.

Dubes menyebut Visit Malaysia 2026 menargetkan 4,6 juta wisatawan Indonesia dari total 43 juta kunjungan internasional yang dibidik tahun depan.


"Seperti yang kita ketahui, kampanye Visit Malaysia 2026 dimulai pada 1 Januari. Pemerintah Malaysia menargetkan 43 juta pengunjung internasional, dan 4,6 juta di antaranya diharapkan berasal dari Indonesia," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Visit Malaysia 2026 mengusung tema “Pengalaman Luar Biasa” dengan menonjolkan keindahan alam, kegiatan petualangan, serta lanskap perkotaan Malaysia yang dinamis. 

Untuk mendukung kampanye tersebut, sebanyak 320 program berskala besar telah disiapkan dan akan digelar sepanjang tahun.

Menurutnya, strategi promosi ke pasar Indonesia dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. 

“Hari ini masyarakat dapat lebih mengenal Malaysia melalui presentasi hidangan khas, pertunjukan tari, dan budaya kami. Selain itu, tersedia berbagai kegiatan interaktif dan sesi undian berhadiah,” tuturnya.

Pantauan RMOL di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat sejak pagi hari. Area Pintu Kuning GBK dipadati pengunjung yang menikmati sajian kuliner khas Malaysia seperti nasi lemak dan teh tarik, serta menyaksikan pertunjukan seni dan tari tradisional sebagai pembuka acara.

Peluncuran Visit Malaysia 2026 di Jakarta ini diresmikan langsung oleh Dubes Malaysia bersama Kepala Urusan & Kebijakan Indonesia AirAsia yang juga Presiden Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEANTA), Eddy Krismeidi Soemawilaga, melalui prosesi pemotongan pita secara simbolis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya