Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Rakernas PDIP Bentuk Tujuh Komisi untuk Jawab Tantangan Nasional

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 03:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 yang telah dibuka secara resmi bertepatan dengan HUT ke-53 menampilkan format yang lebih substansial. 

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa Rakernas ini menjadi momentum kritis bagi partai untuk melakukan evaluasi, kritik, otokritik, serta menentukan arah masa depan dalam menjawab persoalan bangsa.

Sebagai langkah konkret, Rakernas yang berlangsung hingga 12 Januari 2026 ini membentuk tujuh komisi kerja. Jumlah ini merupakan pengembangan dari format sebelumnya yang hanya terdiri dari tiga komisi.


“Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat,” tegas Hasto dalam konferensi pers di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.

Adapun, ketujuh komisi tersebut meliputi:

1. Komisi Sikap Politik: Membahas arah internal dan eksternal partai, termasuk respons terhadap isu terkini seperti Pilkada.

2. Komisi Program: Terbagi dalam subkomisi Pemerintahan, Kerakyatan, dan Hubungan Internasional; membahas isu desentralisasi hingga tata kelola daerah.

3. Komisi Organisasi: Fokus pada konsolidasi struktur hingga akar rumput (ranting), rekrutmen, serta pendidikan politik.

4. Komisi Pemenangan Pemilu: Merancang strategi pemenangan untuk Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.

5. Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik: Menyikapi peluang pemilih muda yang diprediksi mencapai 56% pada 2029 melalui strategi komunikasi yang relevan.

6. Komisi Perempuan dan Anak: Membahas perlindungan dan persoalan spesifik kelompok perempuan dan anak.

7. Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana: Merespons serius kerusakan ekologis, sesuai arahan utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menambahkan bahwa Rakernas ini dirancang untuk menyerap masukan dari seluruh peserta daerah (DPD).

"Jika pada Rakernas sebelumnya hanya ada tiga komisi yaitu politik, organisasi, dan program maka pada Rakernas pertama pascakongres ke-6 ini, komisi dibuat lebih fokus dan substansial. Tujuannya untuk menjawab tantangan masa depan serta isu politik penting terkini," jelas Djarot.

Hasil kerja tiap komisi akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan sikap politik resmi partai yang akan dibacakan pada penutupan Rakernas, Senin, 12 Januari 2026.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya