Berita

Sekien DPP PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026. (Fotto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Sikap PDIP soal Pilkada Bakal Dibacakan di Penutupan Rakernas

MINGGU, 11 JANUARI 2026 | 01:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap politik PDIP mengenai wacana Pilkada dipilih lewat DPRD akan diumumkan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pada Senin, 12 Januari 2026 mendatang. 

Untuk saat ini, DPP PDIP masih mendengar masukan dari DPD-DPD PDIP di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan sesuai pembukaan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026. 


“Sikap politiknya, karena nanti kami akan mendengarkan seluruh usulan-usulan dari DPD, akan dibacakan pada saat penutupan Rakernas,” ungkap Hasto.

Namun demikian, Hasto menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki rekam jejak baik dan prodemokrasi. Di mana, pemilihan langsung pertama kali digelar saat Megawati menjabat Presiden ke-5 RI. 

“Itulah tadi Ibu mengatakan bagaimana prinsip-prinsip kedaulatan rakyat sebagai spirit dari reformasi itu harus betul-betul kita jaga,” kata Hasto.

“Dan, dengan rakyat yang berdaulat, dengan pemimpin dipilih secara langsung, ini tidak hanya memperkuat legitimasi pemimpin, tapi juga tanggung jawab pemimpin untuk menghasilkan program-program sesuai dengan aspirasi rakyat yang digali pada saat kampanye,” imbuhnya menegaskan.

Hasto menyatakan bahwa PDIP telah mendengar masukan dari berbagai kelompok masyarakat sipil prodemokrasi terkait adanya wacana Pilkada dipilih DPRD. Nantinya, semua masukan akan dibahas dalam forum Rakernas I PDIP. 

“Agar Rapat Kerja Nasional ini betul-betul dapat suatu mengambil keputusan politik untuk menjaga demokrasi yang melibatkan partisipasi rakyat secara luas melalui pelaksanaan pilkada secara langsung,” pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya