Berita

Pemerintah Republik Indonesia dan menggelar Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki di Ankara, Turkti pada Jumat, 9 Januari 2025. (Foto: Dokumentasi Tim Media Kemhan)

Politik

Indonesia–Turki Gelar Pertemuan 2+2 Perdana Perkuat Kerja Sama Strategis

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 23:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah Republik Indonesia dan Turki menggelar Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki di Ankara, Turki pada Jumat, 9 Januari 2025.

Momen itu mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan. 

Mereka yakni Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Ya?ar Güler.


Tentunya, pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta jadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas beberapa isu mulai dari perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan.

"Sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global. Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan," kata Menhan Sjafrie dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, 10 Januari 2026.

Indonesia-Turki juga sepakat memberi dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, penguatan peran negara-negara berkembang melalui forum multilateral, serta pentingnya dialog dan kerja sama sebagai dasar penyelesaian konflik global.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan.

Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 ke depan akan diselenggarakan di Jakarta.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya