Berita

Roy Suryo dan Kuasa hukumnya Ahmad Khozinudin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan (Dokumen RMOL)

Politik

Kubu Roy Suryo Tegaskan Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Tak Terkait Kasus Mereka

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim hukum Roy Suryo menegaskan bahwa pertemuan antara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Solo baru-baru ini sama sekali tidak berkaitan dengan perkara hukum yang dihadapi kliennya.

Khozinudin menegaskan bahwa meskipun Eggi dan Damai telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi, keduanya bukan bagian dari tim hukum Roy Suryo Cs.

“Saya tidak tahu. Keduanya bukan tim kami dan tidak ada kaitannya dengan kami maupun klien kami (Roy Suryo Cs). Sehingga, manuver keduanya bukan untuk dan atas nama kepentingan kami,” ujar Khozinudin saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Januari 2026.


Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan perjuangan hukum yang tengah dijalankan kliennya, khususnya dalam upaya pembuktian dugaan ijazah palsu Jokowi.

“Tidak ada sangkut pautnya dengan perjuangan klien kami untuk tetap konsisten membongkar ijazah palsu Jokowi,” tegas Khozinudin.

Penegasan itu semakin kuat karena Eggi dan Damai memiliki tim kuasa hukum sendiri yang terpisah dari Roy Suryo.

Dalam pertemuan tersebut, Eggi dan Damai Hari Lubis didampingi oleh tim pengacara masing-masing, serta Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal dan Sekretaris Jenderal ReJO, Rakhmad.

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis merupakan dua dari delapan tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Selain keduanya, Polda Metro Jaya juga menetapkan Kurnia Tri Rohyani, M. Rizal Fadillah, Rustam Effendi, Roy Suryo, Tifauziah Tyassuma alias dr. Tifa, serta Rismon Sianipar sebagai tersangka.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya