Berita

Politikus PDIP Mohammad Guntur Romli. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Politikus PDIP:

Stand Up Comedy Pandji Seharusnya Jadi Bahan Introspeksi, Bukan Laporan Polisi

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 03:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengecam pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Muda NU dan Muhammadiyah. 

Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli mengatakan, pelaporan tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap kebebasan berekspresi dan kebebasan bersuara di ruang publik.

Guntur Romli menegaskan, materi stand up comedy yang disampaikan Pandji seharusnya dijadikan bahan introspeksi, bukan justru dipersoalkan secara hukum.


“Kalau pun humor mau direspons harusnya dengan humor. Stand up comedy dibalas dengan stand up comedy bukan dengan pelaporan polisi,” kata Guntur Romli kepada wartawan, Jumat 9 Januari 2026.

Menurutnya, Pandji merupakan bagian dari jutaan rakyat Indonesia yang memiliki hak untuk menyampaikan pandangan dan kritik terhadap kondisi pemerintahan serta pelayanan publik di negeri ini.

Guntur Romli juga menegaskan bahwa tidak terdapat unsur penghinaan, penistaan, fitnah, maupun perendahan martabat dalam materi yang disampaikan Pandji yang tayang di Netflix dan disaksikan oleh jutaan rakyat Indonesia tersebut.

“Apa yang disuarakan oleh Pandji adalah keprihatinan bersama yang sering terdengar dan terbaca di media, media sosial, diskusi, seminar dan percakapan publik lainnya,” pungkas Guntur.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya